Home Forum Statistika Uji normalitas

Melihat 4 tulisan - 1 sampai 4 (dari total 4)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #4555 Balas
    Rizal fachmi
    Tamu

    Siang agan mau tanya klo semisal pada saat uji normalitas nilai p-valuenya dibawah alfa ,,meskipun sudah membuang outlier dan melakukan transformasi data tetapi nilai p-valuenya tetap dibawah alfa apakah kami boleh melakukan pemangkasan data supaya nilai p-valuenya diatas alfaa ???
    Terima kasihh

    #4557 Balas
    R-Stats
    Keymaster

    Sebenarnya datanya akan digunakan untuk analisis apa? Mengapa harus dinormalkan?

    Coba cek banyaknya data \((n),\) kalau \(n\) kecil memang agak sulit untuk berdistribusi normal. Coba buat juga histogramnya, apakah histogramnya mendekati normal atau tidak. Jika tidak, jangan dipaksakan untuk normal.

    Tujuan membuang outlier adalah untuk mengeluarkan data yang tidak wajar secara umum, bukan untuk membuat data menjadi normal.

    #4560 Balas
    Nurul afifah
    Tamu

    Apa itu distribusi normal? Kenapa data harus berdistribusi normal? Data seperti apa yang dikatakan berdistribusi normal? Apakah pengujian distribusi normal (uji normalitas) harus selalu dilakukan disetiap analisis statistik?

    #4564 Balas
    R-Stats
    Keymaster

    Distribusi normal adalah salah satu distribusi peluang yang kurvanya berbentuk lonceng yang simetris. Distribusi normal memiliki rata-rata \(\mu\) dan varian \(\sigma^2.\)

    Data tidak selalu harus berdistribusi normal. Data harus berdistribusi normal jika kita melakukan analisis statistik dimana basis alat analisis statistiknya tersebut adalah distribusi normal.

    Data yang dikatakan berdistribusi normal adalah data kuantitatif dimana skala datanya adalah rasio atau interval dan jika dibuatkan histogram atau poligon dari distribusi frekuensinya maka bentuknya akan mendekati bentuk distribusi normal. Kita bisa melakukan pengujian distribusi menggunakan uji Kolmogorov Smirnov, Liliefors atau Shapiro Wilk untuk membuktikan apakah suatu data mengikuti distribusi normal secara signifikan.

    Sudah disebutkan sebelumnya bahwa data harus berdistribusi normal jika kita melakukan analisis statistik dimana basis alat analisis statistiknya tersebut adalah distribusi normal. Jika kita menggunakan alat analisis statistik berbasis distribusi normal maka seharusnya kita melakukan pengujian normalitas terlebih dahulu.

Melihat 4 tulisan - 1 sampai 4 (dari total 4)
Balasan Untuk: Uji normalitas
Informasi Anda: